JURNAL PENYUSUTAN METODE GARIS LURUS

Hello Sobat Pintar! Pernahkah kamu mendengar istilah jurnal penyusutan metode garis lurus? Jika belum, artikel kali ini akan memberikan penjelasan lengkap mengenai hal tersebut. Yuk, simak baik-baik!

Apa itu Jurnal Penyusutan Metode Garis Lurus?

Jurnal penyusutan metode garis lurus merupakan catatan akuntansi yang berisi pengurangan nilai aset tetap yang disusutkan secara merata dalam setiap periode. Aset tetap yang dimaksud bisa berupa gedung, mesin, kendaraan, dan lain sebagainya. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mencatat pengurangan nilai aset tetap yang terjadi akibat penggunaan dan usia pemakaian.

Cara Menghitung Penyusutan Metode Garis Lurus

Untuk menghitung penyusutan metode garis lurus, pertama-tama perlu diketahui nilai aset tetap dan umur ekonomisnya. Nilai aset tetap adalah harga beli atau biaya perolehan suatu aset, sedangkan umur ekonomis adalah masa pemakaian aset tersebut sebelum harus diganti atau dijual. Setelah itu, hitunglah penyusutan per tahun dengan cara:

Penyusutan per tahun = (Nilai aset tetap – Nilai residu) / Umur ekonomis

Nilai residu adalah nilai sisa aset tetap setelah umur ekonomisnya berakhir. Setelah diketahui penyusutan per tahun, selanjutnya hitunglah penyusutan per bulan dengan cara:

Penyusutan per bulan = Penyusutan per tahun / 12

Dengan begitu, kamu sudah dapat mengetahui besarnya penyusutan yang harus dicatat dalam jurnal penyusutan metode garis lurus tiap bulannya.

Contoh Jurnal Penyusutan Metode Garis Lurus

Untuk memperjelas pemahaman, berikut ini adalah contoh jurnal penyusutan metode garis lurus:

TanggalKeteranganDebitKredit

1/1/2021Akumulasi Penyusutan10.000.000

Mesin10.000.000

31/1/2021Beban Penyusutan500.000

Akumulasi Penyusutan500.000

Pada tanggal 1 Januari 2021, dicatat penurunan nilai mesin sebesar Rp10.000.000 pada akun Akumulasi Penyusutan Mesin. Kemudian, pada tanggal 31 Januari 2021, dicatat beban penyusutan sebesar Rp500.000 pada akun Beban Penyusutan dan mengurangi nilai pada akun Akumulasi Penyusutan Mesin sebesar Rp500.000.

Keuntungan Menggunakan Metode Garis Lurus

Metode garis lurus adalah salah satu metode penyusutan yang paling sederhana dan mudah dipahami. Keuntungan dari penggunaan metode ini adalah:

  1. Penyusutan yang dihitung merata setiap tahun, sehingga mudah diprediksi.
  2. Metode ini dapat digunakan pada berbagai jenis aset tetap, baik yang memiliki nilai sisa atau tidak.
  3. Penyusutan yang dihitung dapat mempengaruhi besarnya pajak penghasilan yang harus dibayarkan. Dalam hal ini, metode garis lurus dapat membantu perusahaan untuk mengatur keuangan dan mengurangi beban pajak yang harus dibayar.

Penutup

Demikianlah penjelasan mengenai jurnal penyusutan metode garis lurus. Dengan memahami konsep dan cara penghitungannya, diharapkan kamu dapat memahami pentingnya mencatat penyusutan aset tetap dalam kegiatan akuntansi perusahaan. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan peraturan perpajakan yang berlaku agar perusahaan tidak terkena sanksi atau denda. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

Leave a Comment